Selamat Datang di www.tokosulu.com, Selamat menjalankan Ibadah Puasa ramadhan 1435H || Berusaha memberikan Harga Terbaik dengan kwalitas dan pelayanan terbaik || Reseller Dan Dropship Very Wellcome ||
News

Tips untuk meminimalisir Penipuan

23 Mei 2013

Seorang customer di akhir pembicaraan pernah bertanya 

Mohon maaf, mas ini beneran dikirim khan barangnya, karena saya pernah sekali ditipu oleh shopping online. Transaksi begitu sudah transfer langsung nggak ada kabar beritanya.

Atau salah satu dari anda pernah mengalaminya juga?

 

Diakui atau tidak perkembangan Online Shop di negeri ini sedemikian pesatnya, entah itu menjual barang ataupun menjual jasa. Faktor harga, Efisiensi waktu dan jaminan yang diberikan oleh pihak penjual membuat banyak orang memilih untuk membeli barang secara online. Demikian juga dengan saya, meski juga berprofesi sebagai penjual (Online SHop) namun seringkali saya juga melakukan pembelian secara Online :). Trend pembelian online seperti ini juga dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk mengeruk keuntungan secara pribadi dengan melakukan penipuan seolah-seolah sebagai penjual online namun ternyata tidak dapat dipercaya.

 

Untuk meminimalisir resiko tertipunya kita dari penjual atau online shop abal-abal saya selalu melakukan cara sebagai berikut:

  1. Di beberapa Mega Store Swalayan (contoh: Tokopedia, bukalapak) menyediakan Rekening Bersama artinya uang yang ditransfer oleh pembeli tidak akan langsung diterima oleh penjual. manfaatkan fasilitas ini untuk keamanan transaksi. Disini bukalapak atau tokopedia hanya menyediakan tempat orang untuk bertransaksi namun mereka tidak menjual barang secara langsung. 
  2. Apabila penjual aktif di sebuah forum manfaatkan fasilitas Rekening Bersama yang dikelola oleh pihak ketiga. Pihak ketiga ini bukan pembeli dan bukan penjual. Sistem kerja dari rekening bersama swakelola ini hampir sama dengan rekening bersama yang dikelola oleh sebuah perusahaan. Sebelum memilih rekening bersama yang dipakai hendaknya lebih dahulu secara teliti mempelajari kinerja dari rekening bersama yang akan dipergunakan.
  3. Dalam beberapa forum ex: bukalapak, mereka memberikan fitur kepada pembeli yang puas dengan pelayanan penjual untuk memberikan testimoni dan pengakuan apakah penjual tersebut dapat dipercaya atau tidak. Perhatikan apakah penjual tersebut memiliki reputasi yang dapat dipercaya.
  4. Pelajari kinerja toko online tersebut dari testimonial pelanggan yang ada, testimonial dari pembeli merupakan harta yang berharga bagi penjual. Meskipun demikian harus diingat pula bahwa tidak semua pembeli mau meluangkan waktunya untuk memberikan testimonial kepada penjual yang sudah melakukan jual beli dengan sebenarnya.
  5. Apabila penjual tersebut mempunyai fasilitas COD, manfaatkan dengan maksimal fasilitas tersebut meskipun tidak berarti penjual yang tidak mempunyai fitur COD merupakan penjual abal-abal.
  6. Apabila penjual tersebut masih belum mempunyai testimonial di lapaknya, bukan berarti bahwa penjual tersebut tidak serius untuk berjualan, bisa berarti selama ini sudah sukses berjualan namun tidak ada pembeli yang berkenan untuk meluangkan waktunya memberikan testimonial. Untuk penjual yang seperti ini bisa diminimalisir dengan memanfaatkan keberadaan om google. Masukkan nama toko atau nomor hape dan penjual tersebut dan hasil pencarian dari mbah google silahkan anda intepretasikan sendiri. :)
  7. Pada beberapa Online Shop menginformasikan no resi pengiriman yang pernah dilakukan, anda bisa mencoba melakukan tracking di web ekspedisi yang bersangkutan apakah nomor resi yang diberikan itu benar adanya atau hanya sebagai kamuflase.

Tujuh tips diatas tidak serta merta menjamin bahwa anda sudah melakukan transaksi yang aman, namun setidaknya dari tujuh point diatas dapat membantu anda dalam menganalisa setiap pembelian yang akan anda lakukan di Online Shop.



Baca juga
  » 26 Juni 2013
Tetap Tenang di saat Mobil Mati
Jangan Panik Ketika mobil Mogok

  » 12 Juni 2013
Kegunaan ECU di Mobil
Kegunaan ECU dan Arti ECU

  » 1 Juni 2013
Gonjang-Ganjing Liberty Reserve
Tentang nasib Liberty Reserve